Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juli 2013

Adakah Waktu Imsak Dalam Islam?

Written by Tim Sarkub| 29/07/2012 | 10
Belakangan ada segelintir fatwa yang ganjil dari golongan wahabi yang mengatakan bahwa imsak adalah bid’ah (sesat). Seperti fatwa yang dikeluarkan oleh Syekh pujaan mereka, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin yang salah satunya mengatakan sebagaimana berikut:
: هذا من البدع، وليس له أصل من السنة، بل السنة على خلافه
لأن الله قال في كتابه العزيز: وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّيْلِ وَلاَ تُباشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلاَ تَقْرَبُوهَا كَذالِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ.
 “Hal ini (imsak) TERMASUK BID’AH, tiada dalilnya dari sunnah, bahkan sunnah bertentangan dengannya, karena Allah berfirman di dalam kitabnya yang mulia.”
Imsak yang dilakukan oleh sebagian orang itu adalah suatu tambahan dari apa yang diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga menjadi kebatilan, dia termasuk PERBUATAN YANG DIADA-ADAKAN dalam agama Allah padahal Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Artinya : Celakalah orang yang mengada-adakan! Celakalah orang yang mengada-adakan ! Celakalah orang yang mengada-adakan ! “
Begitulah alasan mereka golongan pembid’ah. Sepertinya yang membid’akan imsak itu hanya kelompok yang pekerjaannya mencari bid’ah, bukan pencari sunnah.
Fatwa ini banyak mempengaruhi Wahabi/Salafi di Indonesia untuk ikut menyebarkan faham dalam tulisan mereka dengan redaksi “waktu imsak sebelum waktu shubuh sebagai perbuatan bid’ah” dan juga “menyelisihi sunnah dan membuat bid’ah dalam agama”. Alasannya karena “tidak ada dalilnya” , “berlebih-lebihan dalam agama” dll.. Alasan-alasan seperti itu sebenarnya tidak terlalu mengherankan, karena di dalam kurikulum wahabi/salafi  yang mereka ajarkan tidak jauh daripada seputar bid’ah, sesat, kafir yang menyebabkan umat keluar dari islam dalam persepsi mereka atau setidak-tidaknya menimbulkan fitnah dan keresahan.
 Konklusi sederhana fatwa tersebut adalah:
Imsak -> tidak ada di zaman Rasul dan Sahabat -> diada-adakan->  bid`ah ->  sesat-> di neraka.
Maka dengan berpedoman kepada imsakiyah berapa banyak orang yang dibid’ahkan dan disesatkan? Silahkan hitung sendiri jumlah muslim yang hidup hari ini dan yang sudah meninggal tapi dulu memakai imsakiyah serta muslim akan datang yang mungkin juga memakai imsakiyah. Jikalau imsakiyah adalah bid`ah, maka semua mereka adalah calon penghuni neraka.
Apakah benar dengan berpedoman kepada imsakiyah seseorang bisa masuk neraka! Apakah memang seperti itu hakikat ajaran agama kita atau pemahaman mereka saja yang bermasalah?!
Mari kita kupas hukum ber-imsak tersebut?
Imsakiyah yang dimaksud adalah: selembaran kertas yang berisi jadwal waktu shalat, imsak (mulai menahan untuk berpuasa) dan syuruq (waktu matahari terbit), yang biasa dicetak di kalender, di buku, koran, dll. atau dicetak secara terpisah.
Maksud imsakiyah secara lebih khusus adalah: waktu mulai menahan sebelum terbitnya fajar (masuknya waktu subuh), bagi orang yang berpuasa.

Hal yang disepakati oleh ulama adalah:
1.     Setiap muslim wajib mulai menahan dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajarshadiq (saat masuknya waktu shalat Subuh.
2.     Seorang muslim yang masih makan/minum saat fajar shadiq telah terbit, maka puasanya tidak sah, tapi ia tetap wajib menahan pada hari tersebut dan puasa di hari itu diganti (qadhai)
3.     Seorang muslim wajib menahan diri dari segala yang membatalkan puasa dan menjauhkan dirinya dari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.  Dan ia boleh mengkonsumsi makanan sampai sebelum terbit fajar, apabila:
1.     Yakin bahwa fajar belum masuk, atau
2.     Dipastikan dengan informasi dari orang yang bisa dipercaya (tsiqah) bahwa masih ada waktu untuk boleh makan/minum, atau
3.     Berpedoman kepada ijtihad.
Jikalau ada yang makan dan minum tanpa pertimbangan 3 hal diatas, kemudian terbukti bahwa ia makan dan minum saat fajar TELAH terbit, maka puasanya batal dan ia WAJIB mengganti (qadha`) puasa hari itu. Sama halnya dengan saat berbuka puasa. Apabila sudah berbuka sedangkan mereka tidak melalui 3 proses di atas, kemudian terbukti bahwa mereka telah berbuka di saat matahari BELUM terbenam, maka puasa mereka batal dan mereka WAJIB mengganti (qadha`) di hari lain.  
4. Rasul saw. dan para sahabat sudah berhenti mengkonsumsi sesuatu pada saat sahur sekitar 10-15 menit sebelum terbitnya fajar shadiq. Akan ada pembahasan tentang ini lebih rinci di bawah.
5. Seorang yang mulai menahan sejak sebelum terbit fajar, tidak berdosa dan tidak merusak kepada puasanya.
6. Filosofi dasar dalam beribadah lebih didominasi oleh prinsip ihtiyath (kehati-hatian) dalam melaksanakannya.
Realita yang tidak bisa dipungkiri adalah:
1.     Tidak semua umat mengetahui fajar shadiq dan fajar kadzib. Dan tidak semua umat yang bisa membedakannya.
2.     Tidak semua umat yang bisa melihat jam dan atau mendengar azan/isyarat sudah mulai menahan dengan mudah. Bisa jadi karena mereka tinggal di pedalaman, karena jauh dari masjid, karena tidak masuk listrik, dll..
Titik perdebatan
Imsakiyah ini tidak ada di zaman Rasul Saw. dan di zaman sahabat (salaf sholeh).

Apa manfaat imsakiyah?
Imsakiyah memang tidak ada di zaman Rasul Saw. dan sahabat, akan tetapi dari penjelasan di atas dan realita yang kita temui serta pengalaman yang sudah dialami oleh mayoritas kaum muslimin, imsakiyah sangat membantu, seperti:
1.     Membantu seorang muslim untuk mengetahui waktu shalat, waktu imsak (ketika berpuasa), dan waktu syuruq (matahari terbit)
2.     Membantu seorang muslim untuk mengukur waktu yang mereka butuhkan untuk persiapan pelaksanaan sahur dan berbuka.
3.     Menghidari kesalahan dalam penetapan waktu yang menyebabkan batalnya pelaksanaan ibadah mereka; puasa dan shalat.
4.     Lebih hati-hati untuk mengakhiri sahur dan memulai berbuka puasa.
5.     Dll.
Perspektif imsak menurut ilmu Falak
Waktu imsak adalah waktu tertentu sebelum shubuh, saat kapan biasanya seseorang mulai berpuasa. Mengenai waktu imsak ada yang berpendapat 15 menit, 10 menit, dan ada yang menggunakan 18 menit dan 20 menit sebelum fajar shodiq yang merupakan awal waktu shubuh dan juga awal berpuasa. Dalam hal ini  para ahli astronomi berbeda pendapat mengenai irtifa’ (ketinggian matahari) fajar shadiq yang pada waktu itu dibawah ufuq (horizon) ada yang berpendapat  -18,-19,dan -20.
Fenomena ini dalam astronomi disebut dengan Twilight, fenomena ini muncul dibawah horizon sampai matahari terbit pada pagi hari atau setelah matahari terbenam pada sore hari. Pada waktu itu cahaya kemerahan di langit sebelah timur sebelum matahari terbit, yaitu saat matahari menuju terbit pada posisi jarak zenith 108 derajad di bawah ufuq sebelah timur[7]. Dalam Explanatory Supplemen to The Astronomical Almanac dijelaskan” this is caused by the scattering of sunlight from upper layer of the earth atmosphere. It begins at sunset (ends at sunrise) and is conventionally taken to end (or begin) when the center of the sun reaches an altitude of -18”. 
Fajar sendiri dibagi  menurut ahli astronomi dapat dibagi menjadi dua, yaitu fajar waktu pagi dan fajar waktu senja hari, secara fiqhi fajar dibagi menjadi dua juga yaitu fajar shodiq dan fajar kadzib, dalam hal ini K. Maisur mengatakan sebagaimana dijelaskan oleh ulama bahasa arab dan ulama fiqh:
وهو المنتشر ضوؤه معترضا ينواحى السماء. بخلاف الكاذب  فإنه يطلع مستطيلا ثمّ يذهب ويعتقبه ظلمة.وذالك قبل الصادق
Dalam ranah fiqih fajar dapat dibagi dua macam yaitu fajar shadiq dan fajar kadzib.
Fajar kadzib adalah fenomena cahaya kemerahan yang tampak dalam beberapa saat kemudian menghilang sebelum fajar shadiq, dalam dunia ilmu astronomi sering disebut Twilight False atau Zodiacal light, Fajar kadzib terjadi akibat hamburan cahaya matahari oleh debu-debu antar planet di ekliptika.
Sedangkan fajar shadiq adalah fenomena astronomical twilight yang muncul setelah fajar kadzib. Para Ahli Fiqih memberi gambaran bahwa fenomena fajar shadiq ketika mega putih (biyadh) dari horizon telah tampak dari arah timur, hal tersebut telah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 187 dimana waktu melakukan puasa adalah ketika terbitnya fajar (fajar shadiq) sampai tenggelamnya matahari.
Penyelesaian permasalahan yang menjadi perdebatan
Imsakiyah ini memang tidak ada di zaman Rasul Saw. dan di zaman sahabat (salaf sholeh) juga tidak ada dalil tekstual secara khusus ataupun secara umum. Akan tetapi keberadaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar syariat islam. Justru keberadannya membawa maslahat yang besar bagi umat islam. Keberadannya sangat membantu seorang muslim/ah untuk bisa menyempurnakan pelaksanaan ibadah puasa mereka. Karena mereka tahu waktu dan sangat berhati-hati dalam menentukan waktu menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dengan memulai menahan sebelum waktunya. Justru keberadaan imsakiyah ini dalam kondisi tertentu bisa masuk ke dalam kaidah yang disebutkan oleh ulama ushul:
ما لا يتم الواجب الا به فهو واجب
“Apapun yang tidak sempurna pelaksanaan sebuah kewajiban kecuali dengannya, maka ianya akan menjadi wajib juga”.
Aplikasi kaidah di atas pada permasalahan adalah: Jikalau sempurnanya pelaksanaan imsak tidak akan bisa tercapai kecuali dengan adanya imsakiyah, maka imsakiyah juga akan menjadi wajib.
Sesuatu yang tidak ada/tidak dilakukan di zaman Rasul atau generasi salaf, bukan berarti haram/tidak boleh dilakukan oleh orang-orang setelah mereka. Apalagi hal-hal yang dilakukan adalah sesuatu yang baik dan mendukung maslahat dalam melaksanakan agama secara sempurna yang dihasilkan dari proses ijtihad. Dan Hal-hal yang haram/tidak boleh dilakukan oleh generasi setelah Rasul Saw. adalah apabila DILARANG oleh Rasul Saw., bukan hal-hal yang ditinggalkan/tidak dilakukan.  oleh karena itu ulama ushul mengatakan :
الترك لا يفيد التحريم
“Rasul Saw. dan sahabat tidak melakukan sesuatu bukan berarti yang tidak dilakukan itu adalah haram dilakukan.”
Oleh karena itu imsakiyah bukanlah sebuah perkara bid`ah hanya dengan alasan imsakiyah tidak ada di zaman Rasul Saw. dan sahabat. Dan imsakiyah juga tidak bisa dikatakan bertentangan dengan sunnah Rasul Saw. karena memang tidak ada larangan terhadap imsakiyah baik secara umum maupun secara khusus. 
Jikalau mereka menyatakan imsakiyah ini bid`ah karena tidak ada dalil khusus yang memerintahkan atau membolehkan, maka kita akan juga tagih kepada mereka mana dalil yang melarangnya dengan dalil khusus?! Apakah ada larangan di dalam Al Qur`an dan sunnah terhadap  imsakiyah secara khsusus?! Jawabannya pasti tidak!  
Perlu diketahui bahwa perbuatan kaum muslimin akan terus berkembang dan akan sangat bervariatif dari masa ke masa, akan sangat beragam dari satu tempat dibandingkan dengan tempat lainnya. Perbuatan yang sudah umum terjadi di zaman Rasul Saw. belum tentu terjadi di zaman-zaman selanjutnya. Sebaliknya, perbuatan yang belum ada di zaman Nabi Saw. boleh jadi baru ada pada zaman-zaman selanjutnya. Untuk menyikapi bervariatif dan terus berkembanganya perbuatan seorang muslim/ah dari satu waktu ke waktu, dari satu tempat ke tempat lain, syariat kita menjelaskan tuntutan syar`i secara garis besar/ umum, agar bisa dijadikan patokan oleh para ulama untuk menemukan hukum permasalahan-permasalahan yang terjadi kapanpun melalui piranti ijtihad. Oleh karena itu tidak semua permasalahan yang dijelaskan secara khusus oleh dalil al Qur`an dan sunnah.
Jikalau setiap permasalahan dituntut harus dijelaskan dengan dalil-dalik khusus, apa gunanya dalil-dalil umum yang ada di dalam al Qur`an dan sunnah? Apakah mereka hanya akan menerima dalil-dalil-dalil khusus saja, sementara dalil-dalil umum ditolak?! Bukankah perbuatan mereka ini sama dengan Bani Israil seprti yang diceritakan oleh QS: Al Baqarah: 85:
أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ فَمَا جَزَاءُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ مِنْكُمْ إِلَّا خِزْيٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يُرَدُّونَ إِلَى أَشَدِّ الْعَذَابِ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian dari padamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.
Kenapa ada Imsakiyah dan perspektif syariat dalam menghukumi imsakiyah?
Mari kita lihat dasar adanya imsakiyah dan pendapat para ulama hadits tentang imsakiyah ini:
Sebenarnya ketetapan waktu imsak sebagai ihtiyath (kehati-hatian) itu punya dasarnya. Habib Hasan bin Ahmad bin Saalim al-Kaaf menyebut dalam “at-Taqriiraat as-Sadiidah fil Masaa-ilil Mufiidah” yang merupakan kumpulan dari ringkasan ajaran guru-guru beliau terutama sekali al-’Allaamah al-Faqih al-Muhaqqiq al-Habib Zain bin Ibrahim bin Zain Bin Smith, pada halaman 444 menyatakan :
…”Dan memuai imsak (menahan diri) dari makan dan minum (yakni bersahur) itu adalah mandub (disunnatkan) sebelum fajar, kira-kira sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk  membaca 50 ayat (sekitar seperempat jam)”.
Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, berbunyi:-
روى البخاري  عَنْ أَنَسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاةِ قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَ الأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً .
Dari Sayyidina Anas meriwayatkan bahwa Sayyidina Zaid bin Tsabit r.a. berkata: “Kami telah makan sahur bersama-sama Junjungan Nabi Saw., kemudian baginda bangun mengerjakan shalat. Sayyidina Anas bertanya kepada Sayyidina Zaid:- “Berapa lamanya antara azan (Subuh) dengan waktu makan sahur itu ?” Dia menjawab: “sepadan dengan waktu yang dibutuhkan untuk  membaca 50 ayat.”
Hadis ini menunjukkan bahwa jarak atau interval waktu antara bersahurnya Rasul Saw. dan azan Subuh adalah kira-kira 50 ayat. Itu artinya Rasul Saw. tidak lagi makan sahur sampai berkumandangnya azan Subuh. Pada redaksional hadits disebutkan secara jelas bahwa Rasul Saw. bersahur dan berhenti kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk membaca 50 ayat al Qur`an sebelum masuk waktu Subuh. Inilah yang dipahami oleh para ulama kita, sehingga menetapkan sunnah berimsak sekitar waktu yang dibutuhkan untuk pembaca 50 ayat Al Qur`an tersebut yang diperkirakan setara dengan 10 – 15 menit.
Imam Ibnu Hajar al-’Asqalani  di dalam kitab “Fathul Baari” tatkala mensyarah maksud hadits di atas antara lain menyatakan:-
“Dan Imam al-Qurthubi berkomentar:
“Padanya (yakni dalam kandungan hadits di atas) terdapat dalil bahwasanya berhenti dari sahur adalah sebelum terbitnya fajar….”
Jadi jelas dinyatakan oleh Imam al-Qurthubi bahwa berhenti sahur Rasulullah Saw. menurut hadits di atas adalah sebelum terbitnya fajar (qabla thulu`il fajri), yang mengisyaratkan bahwa tidaklah Rasulullah Saw. masih mengkonsumsi sahur sampai terbit fajar.
Selanjutnya Imam Ibnu Hajar al-’Asqalani juga menyatakan bahwa:-
“Maka disamakan oleh Zaid bin Tsabit waktu yang demikian itu dengan ukuran pembacaan al-Quran sebagai isyarat bahwa waktu tersebut (yakni waktu senggang antara selesai sahur dan azan) adalah waktu untuk ibadah membaca al-Quran.”
Jadi bukanlah waktu itu untuk mengunyah makanan lagi, inilah yang dimaksudkan!
Al-’Allaamah Badruddin al-’Ayni  di dalam kitab “‘Umdatul Qari” yang juga merupkan syarah Sahih Bukhari menyatakan:-
“Hadits Zaid bin Tsabit menunjukkan  bahwasanya selesai daripada sahur adalah sebelum fajar dengan kadar pembacaan 50 ayat.”
Beliau juga menulis:-
“Bahwasanya padanya (yakni pada hadits Zaid tersebut) mengakhirkan sahur sehingga tinggal waktu antara azan dan makan sahur itu kadar pembacaan 50 ayat… maka dari situ ianya menunjukkan bahwasanya mereka (Nabi Saw. dan sahabat) menyegerakan bersahur dan berhenti sehingga tinggal (waktu) antara mereka dan fajar sekitar selama waktu yang dibutuhkan tersebut.”
Artinya Rasul Saw. dan sahabat berhenti bersahur sebelum terbit fajar sekitar selama waktu yang dibutuhkan untuk membacaan 50 ayat dan mereka tidaklah mengundurkan sahur sehingga terbitnya fajar shadiq.
Imam an-Nawawi di dalam kitab “Syarah Muslim” tatkala mensyarahkan hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Bakar bin Abu Syaibah yang kandungannya hampir sama dengan hadits Imam al-Bukhari di atas dengan perbedaannya bahwa dalam lafaz al-Bukhari dinyatakan “berapa kadar waktu antara azan dan sahur” dan dalam hadits Muslim juga  digunakan “berapa kadar waktu antara keduanya”, menyatakan:-
“… padanya (yakni dalam hadits tersebut) terkandung anjuran untuk mengakhirkan sahur beberapa saat sebelum terbit fajar”, ( yakni kita dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur beberapa saat sebelum terbitnya fajar shadiq.
Perhatikanlah, dengan berdasarkan pemahaman terhadap hadits di atas yang berasal dari perbuatan Rasul Saw. ulama berpendapat bahwa adanya waktu imsak yang menjadi sunnah untuk menyelesaikan makan sahur (yakni bagi yang telah bersahur) sebelum fajar shadiq terbit.
Ijtihad ulama mazhab Syafi`i seperti yang disebutkan oleh Al-’Allaamah Sayyid ‘Abdullah al-Jurdani di dalam kitab “Fathul ‘Allam bi syarhi Mursyidil Anaam” volume 4 halaman 59 menyebutkan:-
“Telah berkata Imam ar-Ramli seperti (kata) Imam Ibnu Hajar setelah kedua orang itu menyebutkan hadits Zaid bin Tsabit tersebut: “
Dan padanya (yakni terkandung dalam hadits tersebut) dalil bahwa sunnah untuk mengakhirkan sahur. Yaitu yang afdhalnya adalah diakhirkannya sahur tersebut sehingga berhenti darinya (selesai dari bersahur) dan malam masih tersisa (masih belum terbit fajar shodiq) selama waktu yang dibutuhkan untuk (pembacaan) 50 ayat.
Pendapat Habib Umar bin Hafidz,
Pertanyaan:
Banyak orang yg makan sampai waktu adzan tiba, yaitu ia tidak berimsak kecuali tatkala mendengar adzan. Apakah hal ini diperbolehkan atau dia wajib berimsak sebelumnya?
Jawaban:
Tidak diragukan lagi bahwa ber-imsak itu lebih afdhal. Selama belum terbitnya fajar diperbolehkan baginya untuk makan apa yang dikehendakinya. Akan tetapi berhati-hati dengan imsak sebelum azan dengan (untuk menjaga) satu jangka masa adalah baik. Apabila seseorang sampai fajar telah terbit lalu dia makan dan minum, kemudian ternyata perbuatannya itu (yakni makan/minumnya tadi) terjadi setelah terbit fajar, maka berdosalah dia dan wajib atasnya untuk berpuasa sehari sebagai ganti puasanya hari tersebut (yakni apabila nyata bahwa dia telah makan dan minum setelah fajar terbit, maka dia berdosa dan wajib qadha).
Oleh karena itu, maka berhati-hati itu lebih utama dan yang sedemikian itu telah diambil oleh para ulama berdasarkan yang disebutkan di dalam hadits yang mulia:
“Berapa masa antara sahur s.a.w. dan sholat ? Dijawabnya : Sekadar 50 ayat. 50 ayat dikadarkan dengan seperempat jam atau sepertiga, atas sekurang-kurangnya. Oleh karena itu, imsak sebelum fajar dengan seperempat jam atau sepertiga jam adalah awla dan ahwath (terlebih utama dan terlebih berhati-hati).
Oleh karena Ihtiyath (berhati-hati) yang bisa dilakukan oleh seorang muslim dalam masalah imsak itu sangat luas dan ia bisa dipersempit oleh seseorang itu atas dirinya menurut kehendaknya, seperti dilaksanakannya puasa untuk satu hari secara sempurna itu dengan dimulai menahan pada hari itu sebelum habis waktu boleh makan dan minum tersebut (yakni sebelum tiba fajar hari tersebut) sekitar  10 atau 15 menit (sebagai ihtiyath bagi dirinya untuk mendapatkan kesempurnaan puasa satu hari tersebut). Karena menyeret  dirinya dalam keraguan untuk penentuan yang sedemikian adalah satu keburukan dalam berhubungan dengan Allah al-Jabbar Swt.. Bahkan semestinya dia berihtiyath sebelum fajar, maka berimsaklah dia sebelum fajar. Dan pada Maghrib, sedemikian juga dia berihtiyath (berhati-hati) untuk tidak berbuka sehingga diyakini terbenamnya matahari. Wa billahit tawfiq.
KESIMPULAN
1. Imsakiyah bukanlah sebuah perkara bid`ah hanya dengan alasan imsakiyah tidak ada di zaman Rasul Saw., karena sesuatu yang tidak ada/tidak dilakukan di zaman Rasul atau generasi salaf, bukan berarti haram/tidak boleh dilakukan oleh orang-orang setelah mereka. Apalagi hal-hal yang dilakukan adalah sesuatu yang baik dan mendukung maslahat dalam melaksanakan agama secara sempurna yang dihasilkan dari proses ijtihad. Dan Hal-hal yang haram/tidak boleh dilakukan oleh generasi setelah Rasul Saw. adalah apabila DILARANG oleh Rasul Saw., bukan hal-hal yang ditinggalkan/tidak dilakukan. 
2. Imsakiyah sangat membantu seorang yang berpuasa untuk bisa berpuasa dengan sempurna dari segi penentuan waktu dan terhindari dari batal/rusaknya puasa yang dilakukannya. Oleh karena itu ulama justru menghukumi sunnah untuk berhenti mengkonsumsi/melakukan hal-hal yang membatalkan puasa beberapa saat sebelum terbit fajar (masuknya waktu subuh). Dan inilah yang kita kenal saat ini dengan istilah imsak.


Demikianlah pemaparan singkat mengenai imsakiyah Ramadhan (imsak sebelum terbit fajar shadiq). Semoga bermanfaat dan kaum muslimin tidak terpengaruh dengan fitnah yang timbul. Amiin.
Wallahu a’lam



Jumat, 29 Maret 2013

Persekongkolan bedebah Wahabi dan Bani Saud

Assalamualaikum wwb....


Bodoh, arogan, dan suka melawan. Itulah penilaian Ibnu Humaidi, guru dari pendiri gerakan Wahabi, Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Dia akhirnya tidak lulus belajar dengan mufti bermazhab Hambali di Kota Makkah itu.

Dia lantas berguru kepada Muhammad Hayyat al-Sindhi, di Kota Madinah. Di sana, dia ajarkan untuk mengharamkan ziarah kubur dan menghormati para wali. Setelah belajar ke mana-mana, termasuk Basrah dan Baghdad di Irak, pada 1740 dia pulang ke kampung halamannya di Desa Uyaina, Najd, Arab Saudi.

Dengan usia masih 37 tahun, Syekh Muhammad mulai menyebarluaskan ajarannya. Dia berhasil mempengaruhi Usman bin Muammar, penguasa Uyaina. Dia lantas menyuruh Usman mengangkat kubur Zaid bin Khattab dikeramatkan warga setempat. Kemudian dia memerintahkan semua pelaku zina dirajam sampai mati. Dia bahkan pernah memimpin hukuman itu.

Semua ajaran Syekh Muhammad mendapat perhatian dari Sulaiman bin Muhammad bin Ghurair dari Bani Khalid. Dia memerintahkan Syekh Muhammad dibunuh. Namun Usman menolak perintah atasannya itu. Akhirnya, Syekh Muhammad diusir dari tanah kelahirannya itu.

Selepas itu, dia bermukim di Diriyah diperintah oleh Muhammad bin Saud. "Oasis ini milikmu, jangan takut terhadap musuh-musuhmu. Atas nama Allah, jika seluruh penduduk Najaf mengusirmu, kami tidak akan pernah melakukan itu," kata Muhammad bin Saud, seperti ditulis Madawi al-Rasyid dalam buku berjudul A History of Saudi Arabia.

Syekh Muhammad menjawab, "Anda adalah pemimpin dan orang bijak. Aku ingin Anda bersumpah kepada saya untuk memerangi para penentang saya. Sebagai balasan, Anda menjadi imam masyarakat muslim dan saya pemimpin dalam urusan agama."

Keduanya pada 1744 membuat perjanjian berlaku hingga kini. Kedua pihak saling mendukung. Keturunan Muhammad bin Saud akhirnya memimpin Kerajaan Arab Saudi sekarang menyokong dana buat penyebaran paham Wahabi, jumlahnya sekitar USD 2 miliar saban tahun. Anak cucu Syekh Muhammad yang menjadi pemuka agama Saudi memberikan legitimasi terhadap penguasa sebagai balasan.

Seperti para pendahulunya, keluarga Kerajaan Saudi melenyapkan semua peninggalan sejarah Islam berkaitan dengan Nabi Muhammad. Mereka beralasan praktek berziarah dan berdoa di tempat-tempat disakralkan itu sebagai syirik. Para pengikut Wahabi ini juga tidak percaya dengan syafaat Rasulullah.
Paham Wahabi juga menganggap Rasulullah sebagai manusia biasa sehingga tidak perlu dipuja dan dipuji. Apalagi, sampai merayakan hari kelahirannya. Bahkan mendiang Syekh Abdul Aziz bin Baz berani menyatakan Allah itu memiliki batas dan hanya Dia yang tahu keterbatasannya.

Sejumlah ulama Wahabi juga melontarkan pendapat membahayakan. Seperti Syekh Al-Qanuji dalam kitabnya Ad-Dinul Khalish, jilid pertama halaman 140, "Taklid terhadap mazhab termasuk syirik."

Syaikh Hassan al-Aqqad dalam kitabnya Halaqat Mamnuah, halaman 25, menyatakan, "Kafir orang membaca salawat untuk nabi seribu kali atau mengucapkan La ilaha illallah seribu kali."

Kebanyakan ulama Sunni menganggap ajaran Syekh Muhammad sesat. Ayah dan saudara lelakinya, Sulaiman bin Abdul Wahab, termasuk pengkritik dia. Sulaiman menganggap Syekh Muhammad orang terpelajar yang sakit mental dan tidak toleran. Dia juga menilai paham Wahabi sebagai ajaran pinggiran sekaligus fanatik.
Gurunya saja sudah bilang Syekh Muhammad bodoh, berarti umat Islam lebih bahlul lantaran membiarkan dua kota suci Makkah dan Madinah terus dalam cengkeraman rezim Wahabi.

Sumber : dikutip dari berbagia sumber

Rabu, 24 Oktober 2012

Mukjizat Air Putih Nan Menakjubkan

 Dari air pula lah bermula sebuah kehidupan, sebagaimana isyarat yang Allah berikan dalam firman-Nya :

“… Dan dari air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman? ” (Qs. Al-Anbiya: 30).

Air adalah salah satu sumber kehidupan yang paling vital. Bayangkan jika tidak ada air? Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Sedikitnya, secara normal kita butuh dua liter sehari atau 8 gelas sehari.

Bagi perokok jumlah tersebut harus ditambah setengahnya. Air tersebut diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Para dokter juga menyarankan agar mengonsumsi air putih 8-10 gelas setiap hari agar metabolisme tubuh berjalan baik dan normal.

Kurang Air, Bahaya Bagi Darah

Jika mengkonsumsi kurang dari 8 gelas, efeknya secara keseluruhan memang tidak terasa. Tapi sebagai konsekuensi, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan mengambil sumber dari komponen tubuh sendiri. Di antaranya dari darah.

Kekurangan air bagi darah amat berbahaya bagi tubuh. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan pun bisa terganggu.

Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah. Ginjal memiliki saringan yang sangat halus, sehingga jika harus menyaring darah yang kental maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis.

Itu pengaruh kurang air terhadap kerja darah dan ginjal. Lalu bagaimana dengan otak? Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke. Karena itu jangan sampai kekurangan air!!!

Inilah 10 Manfaat Air Putih:

1. Memperlancar sistem pencernaan
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.

2. Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Perawatan kecantikan
Bila Ukhtiy kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh hares benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 – 10 gelas sehari.

4. Untuk kesuburan
Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Menurut basil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar.

Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita.

Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak. Nah, buat yang malas mandi pagi atau bahkan malas mandi (astagfirulloh!) harus mulai dirubah tuh kebiasaannya…

5. Menyehatkan jantung
Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dap penyakit kewanitaan, dll. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.

6. Sebagai obat stroke
Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh, seperti karena stroke. Sebab, air tersebut dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan.

Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran.

Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Efek relaksasi
Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat.

Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif.

Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.

Bukan itu saja jika mengalami ketegangan otot dapat dilegakan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37 derajat C. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam. Nah, jika punya shower di rumah cobalah mandi dan nikmati hasilnya. Oh ya, shower di rumah juga menghasilkan ion negatif.

8. Menguruskan badan
Air putih juga bersifat menghilangkan kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk.

Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. Mau kurus?, minum air putih saja.

9. Tubuh lebih bugar
Khasiat air tak hanya untuk membersihkan tubuh saja tapi juga sebagai zat yang sangat diperlukan tubuh. Ukhtiy mungkin lebih dapat bertahan kekurangan makan beberapa hari ketimbang kurang air. Sebab, air merupakan bagian terbesar dalam komposisi tubuh manusia.

Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan.

Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2-2,5 l (8 – 10 gelas) per hari.

Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dll), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup dll. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Nah, air juga dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 – 400 g/hari, kandungan aimya sekitar 60 – 90 % bobot tinja atau sekitar 50 – 60 ml air sehari.

Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan.

Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitamya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe memberi saran untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22 %! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.

Asal tahu saja, aktivitas makin banyak maka makin banyak pula air yang terkuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!

Jika kuliah di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.

Subhannallah..Allah Sebaik-baik Pencipta.
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”. (QS. Ar-Rahman: 13)

Suber : Jurnalumroh.com

Kenali Gejala Diabetes

Diabetes adalah risiko kesehatan umum yang mempengaruhi sejumlah orang di dunia. Diabetes menandakan peningkatan kadar glukosa darah dalam tubuh. Peningkatan kadar glukosa adalah karena kekurangan insulin atau masalah dalam penyerapan insulin oleh sel. Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab diabetes.

Diabetes dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu tipe I, tipe II dan gestational diabetes.


? Tipe diabetes saya terjadi karena kekurangan insulin dalam tubuh.
? Diabetes tipe II terjadi ketika sel-sel tubuh tidak dapat menyerap insulin dari darah.
? Gestational diabetes terjadi selama kehamilan.
Ada sejumlah tanda-tanda peringatan dan gejala yang dapat diamati. Sebagian besar tanda-tanda tipe I dan tipe II diabetes serupa. Berikut adalah beberapa tanda-tanda bahwa Anda dapat lihat :
  1. Mengunjungi kamar mandi sering.
    Jika kunjungan Anda ke kamar mandi menjadi sering dan lebih dari biasanya, maka ada peluang peningkatan Anda menderita diabetes. Ketika kadar glukosa darah meningkat maka frekuensi buang air kecil juga meningkat. Jika produksi insulin mengalami penurunan atau penyerapan tidak efektif maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa dari tubuh dan mulai menggambar lebih banyak air dari tubuh untuk mencairkan glukosa.
  2. Anda tetap merasa haus sepanjang waktu tidak peduli berapa banyak air yang Anda minum.
    Ini bisa menjadi tanda utama diabetes terutama jika ini juga berhubungan dengan peningkatan urinasi. Bila ada kelebihan buang air kecil ini,* secara alami akan menyebabkan dehidrasi dan haus meningkat.
  3. Gejala lain yang utama adalah kehilangan berat badan tanpa mengikuti jadwal kebugaran.
    Gejala ini lebih terlihat pada pasien yang menderita diabetes tipe I. Dalam kasus diabetes tipe I pankreas berhenti memproduksi insulin karena gangguan autoimun atau serangan virus.
  4. Glukosa yang berasal dari makanan memasuki aliran darah di mana insulin bertanggung jawab untuk membuat glukosa yang tersedia untuk sel.
    Tapi ketika insulin tidak tersedia atau sel tidak dapat mengambil insulin glukosa masih tetap dalam aliran darah dan sel-sel merasa kehilangan energi sehingga Anda lelah dan lelah.
  5. Rasa mati rasa di kaki dan tangan adalah gejala lain penting bahwa jika diamati tidak boleh diabaikan.
    Hal ini terjadi secara bertahap karena tingginya tingkat glukosa dalam darah, yang memiliki efek pada sistem saraf.
  6. Gejala-gejala lain dapat termasuk kulit kering dan gatal, kabur visi, luka dan luka yang memerlukan waktu untuk menyembuhkan dan pemulihan akhir dari infeksi.
Untuk itu, kita harus berhati-hati dalam memilih makanan. Jangan sampai makan makanan yang mengandung kadar gula seperti glukosa, fruktosa, sakrosa juga makanan berkolesterol tinggi.

Manfaat Daun Sirsak

Sejuta Manfaat Daun Sirsak


Manfaat daun sirsak sudah dikenal sejak dahulu, tapi mungkin ada sebagian orang yang masih belum mengetahui manfaat daun sirsak ini. Daun sirsak bahkan biasanya hanya dianggap biasa saja oleh kebanyakan masyarakat. Perlunya pengetahuan tentang daun sirsak ini yang ternyata tidak hanya sebagai daun biasa saja. Banyak kandungan yang terdapat dalam daun sirsak ini.

Buah sirsak memang menawarkan berbagai kandungan positif bagi kesehatan manusia, mulai dari buahnya, daunnya, bahkan pohonnya. Telah banyak diketahui bahwa buah sirsak banyak mengandung vitamin C, kandungan serat dan nutrisi penting lainnya banyak terkandung dalam buah yang banyak ditemui di negara Tropis ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai pohon sirsak yang banyak. Tapi ternyata pemanfaatannya hanya sebatas pada buahnya saja, ini karena kurangnya pengetahuan tetang manfaat daun sirsak.
Daun sirsak ternyata mengandung banyak manfaat untuk bahan pengobatan herbal, dan untuk menjaga kondisi tubuh. Dibalik manfaatnya tersebut ternyata tak lepas dari kandungannya yang banyak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Kandungan senyawa ini merupakan senyawa yang banyak sekali manfaatnya bagi tubuh, bisa sebagai obat penyakit atau untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat Daun Sirsak Untuk Pengobatan

Manfaat daun sirsak ternyata 1000 kali lebih kuat kandungan dan kemampuannya dari kemoterapi dalam mengobati kanker. Ini berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan, pada masyarakat kuno daun sirsak sudah diketahui manfaatnya dan banyak diguinakan untuk mengobati penyakit.
Sekitar tahun 1965, berbagai studi para ilmuwan membuktikan ekstrak daun sirsak memiliki khasiat yang lebih baik dari kemoterapi, bahkan ekstrak tersebut bisa memperlambat pertumbuhan kanker. Pada tahun 1976, National Cancer Institute telah melakukan penelitian ilmiah dan hasilnya menyatakan batang dan daun sirsak efektif menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker. Ini karena kandungannya yang sangat tinggi senyawa proaktif bagi tubuh, ini jarang ditemukan pada buah lainnya.
Negeri Ginseng Korea juga tak kalah dalam masalah penelitian, setelah melakukan penelitian mereka menemukan bahwa ada satu senyawa kimia yang berperan selektif membunuh sel kanker usus besar serta 10.000 kali lebih berpotensi sebagai obat kemoterapi yang ditemukan dalam sirsak. Namun dibalik khasiatnya itu ternyata senyawa ini selektif memilih sel target kanker sehingga tidak merusak sel-sel yang sehat.
Manfaat daun sirsak telah diteliti juga baru-baru ini dalam sebuah studi, bahwa daun pohon sirsak sangat efektif untuk kanker prostat, pankreas dan paru-paru. Hasil penelitian ini ternyata sudah disimpan selama bertahun-tahun sejak zaman dulu, tapi banyak orang yang tidak mengetahuinya, entah karena faktor apa. Bahkan berdasarkan 20 tes laboratorium tentang manfaat daun sirsak yang dilakukan sejak tahun 1970 menunjukkan hasil yang luar biasa, daun sirsak memiliki khasiat yang sangat baik, sperti:
  • Menyerang sel-sel kanker secara efektif karena tidak membahayakan sel yang sehat, serta tidak menyebabkan rasa mual ekstrim, kehilangan berat badan dan rambut rontok.
  • Daun sirsak memiliki target yang efektif dan bisa membunuh sel-sel ganas bagi 12 jenis kanker, termasuk kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru dan kanker pankreas.
  • Mampu meningkatkan energi di dalam tubuh.
  • Menambah stamina dan fitness.
  • Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan.
  • Mampu mencegah radikal bebas, dan masih banyak lagi khasiat lainnya.

 Sejarah Dibalik Manfaat Daun Sirsak


Bangsa belanda yang pertama kali membawa benih atau bibit sirsak ke Indonesia, meskipun tanaman ini asliny bukan berasal dari Eropa tapi dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Annona muricata L nama latin dari tanaman ini termasuk jenis tanaman yang memiliki akar kuat, mampu menghasilkan buah yang menyehatkan. Tapi tahukan anda bahwa keistimewaan yang dimilik tanaman ini terletak pada daunnya yang luar biasa.
Seperti telah diketahi manfaat daun sirsak sangat luar biasa yakni mampu  menghambat pertumbuhan bakteri, membantu menghambat mutasi gen, membantu menghambat perkembangan virus, membantu menghambat perkembangan parasit, membantu menghambat pertumbuhan tumor, membantu merileksasi otot, sebagai anti kejang, membantu meredakan nyeri, mampu menekan peradangan, menurunkan kadar gula darah, menurunkan demam, menurunkan tekanan darah tinggi, menguatkan saraf, membantu menyehatkan jantung, membantu meningkatkan produksi asi pada itu hamil, membantu melebarkan pembuluh darah, membunuh cacing parasait, mengurangi stres, menguatkan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Khasiat daun sirsak ini apabila sebutkan dan dijelaskan satu persatu tidak akan habis dalam satu halaman, ini saking banyaknya.
Daun sirsak ini sudah dikembangkan dalam dunia kesehatan sebagai obat herbal, dan yang paling baru dikemas dalam Obat Ace Maxs. Obat Ace Maxs merupakan himpunan dari berjuta manfaat daun sirsak yang telah terbukti ampuh mengobati penyakit. Untuk informasi pemesanan obat ace maxs klik Cara Pemesanan Ace Maxs.

Dikutip dari berbagai sumber